Toko Mushaf, Beli Mushaf dan Bawa Mushaf (Kajian PeShA)

Toko Mushaf, Beli Mushaf dan Bawa Mushaf (Kajian PeShA)

aya lihat di toko-toko kitab mushaf Al-Qur’an banyak yang ditaruh atau dibawa biasa-biasa saja. Dan yang belipun juga tanpa wudlu dulu. Apakah boleh beli mushaf tanpa berwudlu? Lalu bgmn bila saya bawa mushaf di saku atau tas untuk sewaktu-waktu dibaca?

Ulama menjelaskan bahwa mushaf yang di toko dihukumi sebagai barang dagangan. Jadi kalau kita lihat mushaf setengah jadi atau melihat Yasin yang belum ada ‘cover modelnya’ ditoko kitab atau buku ataupun percetakan dibawa biasa-biasa saja itu tidak masalah. Demikian juga bila kita hendak membeli mushaf, tanpa berwudlu pun juga tidak masalah, karena masih dihukumi barang dagangan. Tetapi memang sebaiknya penjual dan pembeli mushaf senantiasa suci dari hadats demi memuliakan mushaf.

Sedangkan bila kita membawa mushaf di saku atau tas tanpa berwudlu, maka kita harus bisa mengira-ngira ada barang lain selain mushaf yang harganya lebih mahal dari mushaf. Mialnya mushaf saku harganya 50rb dan kita bawa di tas yang kebetulan ada HP seharga 2 JT, maka tidak masalah. Atau harga tas tadi lebih mahal daripada mushaf, maka kita dihukumi membawa tas atau HP.

Seandainya kita bawa disaku baju atau jaket, sebaiknya saat menaruh atau mengambil diusahakan dalam keadaan suci.

Demikian,
Wallahu A’lam

Leave a Reply