Suami Minum ASI Istri (Kajian Fikih)

Suami Minum ASI Istri (Kajian Fikih)

Mungkin saja seorang suami meminum ASI istrinya saat berhubungan, disaat istrinya pada masa menyusui. Tetapi apakah hal ini menyebabkan suami tadi menjadi saudara sesusuan dengan anaknya?

Didalam kitab Fathul Qarib disebutkan syarat terjadinya anak sesusuan:
اَحَدُهُمَا اَن يَكُونَ لَهُ دُونَ الحُولَينِ.
الثَانِي اَن تُرضِعَهُ خَمسَ رَضَعَات مُتَفَرِّقَات.
Pertama, anak yang menyusu berumur kurang dari dua tahun (dengan hitungan tahun Hijriyyah).
Kedua,perempuan yang menyusui telah menyusui anak tadi dengan lima kali susuan yang terpisah-pisah dan sampainya air susu tadi ke dalam perut anak yang menyusu.

Dari penjelasan diatas, jelas seorang suami yang meminum ASI istrinya tidak menjadikan dia sebagai anak sesusuan dengan anaknya. Dan boleh-boleh saja apabila seorang suami tanpa sengaja atau sengaja meminum ASI istrinya.

Wallahu A’lam

Leave a Reply