Membasuh Benda Yang Terkena Najis (Kajian Fikih)

Membasuh Benda Yang Terkena Najis (Kajian Fikih)

Apabila benda kita atau bagian diri kita terkena najis, misalnya pensil kita jatuh menggelinding dan kena kotoran kucing, maka cara mensucikannya adalah dengan mengguyurkan air pada benda yang terkena najis tsb. Apabila dibalik, bendanya dimasukkan air, misalnya hanya satu ember, maka tidak bisa mensucikan pensil itu.

Didalam kitab Fathul Qarib disebutkan :

ويسترط في غسل المتنجس ورود الماء عليه ان كان قليلا فان عكس لم يطهر.
” Di dalam cara membasuh benda yang terkena najis itu, disyaratkan airnya harus didatangkan (dituangkan) pada benda yang terkena najis tsb, jika airnya itu cuma sedikit. Jadi, apabila terbalik (air tidak dituangkan) tetapi benda yang terkena najis dimasukkan ke dalam wadah air, maka hukumnya benda yang terkena najis tsb, belum dianggap suci.”

Wallahu A’lam

Leave a Reply