Belum Sempat Qadla Puasa Ramadhan, Saat Hendak Mengqadla Ada Halangan (Kajian Fikih)

Belum Sempat Qadla Puasa Ramadhan, Saat Hendak Mengqadla Ada Halangan (Kajian Fikih)

Belum Sempat Qadla Puasa Ramadhan, Saat Hendak Mengqadla Ada Halangan (Kajian Fikih)

Seseorang yang saat Ramadhan tidak melaksanakan puasa karena satu dan lain hal, maka wajib baginya mengqadla atau mengganti hari yang ditinggalkannya di bulan-bulan berikutnya.

Bila dibulan-bulan berikutnya tadi ternyata dia sakit yang terus menerus sehingga terhalang untuk mengqadla puasanya, hingga tiba ramadhan berikutnya, maka dia tetap berkewajiban mengqadlanua disaat mampu, tanpa membayar fidyah.

Namun, bila dibulan-bulan berikutnya dia ada kesempatan, tetapi menundanya hingga misal tiba bulan Sya’ban, dan ternyata saat hendak mengqadla dia ada halangan sehingga tidak bisa mengqadla, maka baginya tetap berhutang puasa dan dia juga berkewajiban membayar fidyah sebanyak hari yang ditinggalkan. Namun bila misalnya dia hutang 5 hari dan baru 3 hari yang sempat di qadla, maka baginya hutang puasa 2 hari dan membayar 2 fidyah.

Didalam kitab Kasyifatus Saja disebutkan :

الإفطار مع الأخير قضاء شيء من رمضان مع إمكانه حتى يأتي رمضان ٱخر … ثوم الذى ادركه ثم يقضى ما عليه ثم يطعم عن كل يوم مسكينا

Bagi yang berbuka (tidak berpuasa dibulan ramadhan) dan dia mengakhirkan qadlanya hingga tiba Ramadhan berikutnya … Maka baginya mengqadla puasanya dan juga memberi makan orang miskin.

Wallahu A’lam

Leave a Reply